Masih kentalnya budaya dan tradisi di indonesia, adalah salah satu indahnya pesona negeri ini. menjadi background Indonesia yang kental di negeri timur. termasuk juga tradisi guruan di desa Banuaju Timur Kecamatan Batang-batang Sumenep Madura

Tradisi guruan dari desa Banuaju Timur adalah lambang keselamatan dari masyarakat. biasa di gunakan ketika ada hajatan atau pernikahan.  



           
            Meskipun siang-siang, panas tidak menyurutkan  para ibu-ibu PKK yang tetap antusias dalam menghadiri sosialisasi parenting yang di adakan oleh mahasiswa KKN 25 Universitas Trunojoyo Madura UTM. Dimulai pada pukul 15.00, setelah acara rutin mingguan para ibu-ibu PKK langsung menuju ke tempat balai desa. Kebetulan balai desa terletak dibelakang rumah ibu kepala desa Banuaju timur, Nur Wahidah.


            Dengan bertema kan ‘’peran orang tua dalam pendidikan anak-anak’’, para ibu-ibu ada yang membawa putra-putrinya ke tempat sosialiasi. Terlihat begitu antusias warga mengikuti sosialisasi ini. sosialisasi yang disampaikan oleh Ibu Alifah Rahmawati, S.Psi., M.Psi dosen Psikologi UTM.
            ‘’temanya sangat menarik buat saya ikuti, tentang bagaimana kita sebagai orang tua mendidik dan membesarkan anak-anak kita’’, ujar ibu ketua PKK. Para mahasiswa dari UTM sengaja memilih dengan tema tersebut agar para orang tua yang ada di desa banuaju timur, kecamatan batang-batang dapat mendidik anak-anaknya, agar tidak terjebak kedalam dunia pergaulan.
            meskipun ada sebagaian para ibu-ibu yang tidak paham dengan penjelasan pemateri, tetap saja mendengarkan. Beranggotakan kurang lebih 15 ibu-ibu PKK.
            







Menjelang agustusan setiap sekolah pasti sibuk mempersiapkan beberapa perlombaan yang akan diikutkan ditingkat kecamatan maupun kabupaten. Seperti halnya sekolah dasar (SD) Banuaju Timur juga telah mempersiapkan gerak jalan untuk mengikuti perlombaan. Salah satu rekan kami ikut membantu melatih gerak jalan siswa SDN Banuaju Timur. Latihan dilakukan setiap hari senin sampai kamis pada pada pukul 09.00 WIB. Latihan pertama dilakukan dihalaman SDN Banuaju Timur, untuk pemilihan siswa yang akan mengikuti perlombaan gerak jalan. Berdasarkan hasil latihan pertama maka, dipilih 12 orang yang akan mengikuti perlombaan gerak jalan. Hari berikutnya latihan gerak jalan dilakukan diluar SDN Banuaju Timur.




Sabtu (05/8) Warga Banuaju Timur berbondong-bondong pergi kerumah kepala desa Banuaju Timur untuk mengikuti acara pembukaan lomba agustusan. Lomba ini dilaksanakan untuk memeriahkan hari kemerdekaan Republik  Indonesia (RI) yang ke-72. Warga begitu antusias mengikuti jalannya acara yang diadakan oleh panitia kuliah kerja nyata (KKN) 25 UTM. Selain, dihadiri oleh warga Banuaju Timur malam pembukaan ini juga dihadiri oleh Dosen Pembimbing Lapang (DPL) Bapak Redy. Sekaligus sebagai pembuka acara. Acara dimulai pada pukul 19.30 WIB. 
Rangkaian lomba yang diadakan oleh panitia KKN 25 UTM yaitu Badminton anak-anak dan dewasa, lomba makan krupuk, lomba kempit balon, lomba balap kelereng, lomba mencari koin dalam tepung, lomba tarik tambang dewasa, lomba cerdas cermat dan lomba balap karung ibu-ibu dan bapak-bapak. Selain, memeriahkan kemerdekaan RI lomba ini bertujuan untuk meningkatkan rasa solidaritas dan mempererat rasa persaudaraan antar warga Banuaju Timur.

Badminton sebagai lomba pembuka yang dilaksanakan pada hari pertama, sabtu malam tanggal 05 Agustus. Kemudian dilanjutkan hari minggu pagi hari diisi dengan lomba makan krupuk, lomba kempit balon, lomba balap kelereng, lomba mencari koin dalam tepung dan sore hari dilanjutkan dengan lomba tarik tambang dewasa. Pada hari ketiga ada lomba lomba cerdas cermat dan lomba balap karung ibu-ibu dan bapak-bapak. 







 Rabu, 02/08/17. Kegiatan Pembagian beras bulog oleh aparatur desa, sekaligus pendataan guna masyarakat kurang mampu.


Previous PostOlder Posts Home