ORIENTASI SISWA SMK

ORIENTASI SISWA SMK

Kamis (20/7) kelompok KKN 25 mengisi materi mengenai problematika remaja saat ini. Materi diikuti oleh siswa baru Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Bina Mandiri. Sosialisasi dilakukan dilakukan di kelas 7(tujuh) yang ketika itu bertepatan dengan Masa Orientasi Siswa (MOS). Sosialisasi ini bertujuan untuk memberikan pelajaran pertama bagi remaja dalam mengenal problematika remaja, madura khususnya kabupaten Sumenep yang terkenal masih terjaga etika dan budaya-nya menjadikan hal ini kebetulan yang sangat berharga.
Masa transisi antara anak-anak menuju dewasa adalah usia keemasan, dimana potensi diri menjadi kelebihan yang di berikan tuhan YME kepada manusia dan harus di optimalkan untuk berprestasi. Teringat kutipan kata Ir. Soekarno “beri aku 100 orang tua, maka akan aku cabut semeru dari akarnya. Maka beri aku 10 orang pemuda, maka akan aku goncangkan dunia”. terlihat dari kutipan itu bahwa pemuda sangat diharapkan untuk berprestasi karena potensi yang terdapat lebih dari orang tua.
Potensi yang terdapat pada anak muda dalam islam dibagi menjadi 3(tiga) bagian pendengara, penglihatan, dan hati (akal dan fikiran). Karakter seorang remaja memang tidak bisa dan tidak akan pernah seragam. Lingkungan yang bebas menjadi salah satu faktor yang mempenngaruhi dalam pembentukan karakter remaja, dan sayangnya kesan baru yang lahir ditengah masyarakat saat ini adalah kesan yang negatif  tawuran, narkoba, pornografi dan sexs bebas, seakan menjadi trend dan tuntutan agar anak muda untuk ikut berpartisipasi jika tidak di bendung dengan ajaran agama yang kuat.

Antusias peserta membuat para pelaksana semakin bersemangat untuk menyampaikan materi tentang “kenakalan remaja” dane smoga apa yang kami sampaikan menjadi penggugah kesadaran para remaja untuk tidak melakukan kenakalan dan menjauhi gaya hidup hedonis agar lebih bersemangat untuk meraih prestasi dalam bentuk apapun.

Bertepatan dengan agenda sekolah yaitu orientasi siswa baru SMK Bina Mandiri yayasan Taufiqur Rahman pada kamis tanggal 20 Juli, kami KKN25 dimintai tolong dalam mengisi materi, dikarenakan pemateri sbelumnya berhalangan untuk hadir. Dalam kesempatan kali ini kami diberikan kewenangan untuk memberikan materi apa saja sesuai keinginan kami (KKN25). materi yang kami sampaikan adalah pentingya mengetahui bahaya kenakalan remaja dan wiyata mandala.

dalam proses penyampaian materi, para audiensi atau para siswa baru SMK Bina Mandiri berjumlah sekitar 25 anak menyambut antusias dengan saling memberikan timbal balik berupa keaktifan dalam berpendapat dan bertanya. hingga berakhirnya materi tersebut semuanya berjalan dengan lancar dan sukses.









0 comments:

Post a Comment

Next PostNewer Post Previous PostOlder Post Home